DPRD DKI Jakarta terus mengumpulkan suara anggota terkait pengajuan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Tapi buat Ahok, sapaan Basuki, hal itu tak mempengaruhi kinerjanya.
Dia pun menyebut andai benar dirinya dimakzulkan mungkin baru akan terealisasi 2016 nanti. Sehingga dia sudah memiliki cukup waktu untuk menyusun APBD DKI Jakarta 2016 dengan sistem elektronik Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (e-Musrenbang).
"Paling cepat juga tahun 2016. Minimal e-budgeting 2016 berdasarkan e-musrenbang sudah lengkap saya penuhi," ujarnya di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (8/4).
Dia menegaskan, Jakarta harus menjadi percontohan dalam penerapan e-budgeting dan e-musrenbang dalam pengelola keuangan daerah. Sehingga dapat menjalankan pemerintahan yang transparan untuk warga Jakarta.
"Saya ingin jadi contoh bagaimana DKI Jakarta menjalankan e-musrenbang sampai e-budgeting secara transparan. Jadi semua masyarakat bisa lihat. Jadi kalau saya dipecat 2016, tujuannya sudah tercapai," terangnya.
Mantan politisi Gerindra ini menyatakan, setelah sistem tersebut diterapkan maka tidak masalah dirinya dicopot. Sebab buatnya, kekuasaan berada pada Tuhan Yang Maha Esa.
"Santai saja. Kekuasaan itu milik Tuhan," tutup Ahok.
Baca juga:
Ahok klaim APBD cair 20 April, proyek rusun dipercepat
Ahok tegaskan reklamasi 17 pulau di DKI digagas sejak era Soeharto
Prabowo sebut Ahok tak ada yang pilih jika pilgub tahun ini
Ahok janji terus lobi PLN agar Kepulauan Seribu terang benderang
Taufik pastikan hak nyatakan pendapat untuk Ahok jalan terus
Ini alasan Ahok batal hancurkan bangunan Blok G
Penyidik Bareskrim geledah 5 tempat terkait kasus UPS
Read More http://ift.tt/1E3ZINH
No comments:
Post a Comment