Kasus penangkapan manusia oleh polisi karena kasus narkoba mungkin sudah menjadi hal biasa. Namun bagaimana jadinya bila yang ditangkap akibat pembelian narkoba adalah sebuah robot?
Dilansir oleh Daily Mail (20/04), kepolisian Swiss baru-baru ini menangkap sebuah robot yang diketahui membeli narkoba jenis pil ekstasi di 'dark net'.
Dark net adalah bagian internet 'rahasia' yang tidak bisa ditemukan di mesin pencari seperti Google hingga jejaring sosial. Bisa dikatakan bila dark net mirip seperti pasar gelap.
Menariknya, robot ini berbentuk program komputer otomatis yang didesain khusus oleh sekelompok grup seniman bernama !Medienggruppe Bitnik. Robot bernama 'Random Darknet Shopper' itu dibuat memang untuk membeli benda-benda di dark net secara acak menggunakan mata uang digital, Bitcoin.
Nah, sejatinya hasil setiap hasil pembelian robot itu akan dipamerkan di kota St. Gallen, Swiss. Beberapa benda yang sudah dibeli oleh robot tersebut adalah sepatu basket, minuman soda, celana jeans, salinan passport, hingga satu set kunci.
Masalah muncul saat robot itu membeli satu buah kaset DVD yang di dalamnya terdapat 10 butir pil ekstasi.
Setelah kepolisian Swiss melakukan beberapa pemeriksaan dan penghancuran pil ekstasi tadi, komputer yang berisi robot tadi akhirnya dikembalikan ke pemiliknya, !Medienggruppe Bitnik.
"Robot Random Darknet Shopper akhirnya telah dibebaskan dan berada di tangan kami," ujar seniman London Carmen Weisskopf dan Domagoj Smoljo, pencipta robot itu, di blog mereka.
Berdasarkan penyelidikan polisi, robot itu telah membeli pil ekstasi di bulan oktober lalu dari sesroang di Jerman. Lalu pil ekstasi itu diselundupkan ke Swiss dengan cara dimasukkan dalam wadah kaset DVD.
Baca juga:
5 Robot canggih yang 'tidak jelas' dan menyeramkan!
Hanya modal teknologi 4G, ZTE berhasil ciptakan internet 5G!
Negara ini jadi yang pertama 'eksekusi mati' radio FM
Octa-core kurang? MediaTek diklaim kembangkan prosesor berotak 10!
Drone Amerika bakal lebih menakutkan berkat teknologi ini
No comments:
Post a Comment