Peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 dimulai hari ini di Jakarta.
Dalam pembukaan, Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi mengatakan konferensi kali ini diharapkan
diharapkan menghasilkan tiga dokumen yaitu Bandung Message, Deklarasi Penguatan Kemitraan Strategis Asia dan Afrika (NAASP) dan deklarasi mendukung kemerdekaan Palestina.
Lebih jauh, Retno menekankan pentingnya pembahasan isu ekstremisme antara negara Asia Afrika dan hasil pembahasan itu akan dituangkan dalam dokumen bernama Bandung Message.
"Ada paragraf-paragraf dalam Bandung Message adalah tingkatnya visioner. Kita melihat dunia seperti apa dan salah satu situasi yg kita lihat adalah perlunya ditingkatkan toleransi antar umat manusia," kata Menlu di Balai Sidang Jakarta, Ahad (19/4).
Selain masalah ekstremisme, di dokumen Bandung Message nantinya juga ada pembahasan demokratisasi. Indonesia, kata Retno, dipandang mampu menyelarasakan demokrasi dan pembangunan sehingga negara lain bisa belajar.
"Indonesia jadi berkembang karena mampu mengkombinasikan stabilitas demokrasi dan pembangunan. Ini adalah satu kombinasi yang bagus dan saya kira semua orang setuju perlunya demokrasi," ujar menlu.
Baca juga:
Ini kepala negara yang bakal bawa jet pribadi ke KAA
Sibuk atasi kekerasan antiimigran, Presiden Afsel batal hadiri KAA
Selama KAA, truk dilarang masuk Bandara Soekarno-Hatta 19-26 April
Kapolda Metro minta warga tak unjuk rasa selama KAA
Ini 3 strategi Pangdam Jaya jaga KAA dari gangguan keamanan
Tak ada car free day, warga tetap olahraga di Bundaran HI
Ini pengalihan arus selama KAA di Jakarta
Lalu lintas Jakarta diprediksi macet selama KAA
Read More http://ift.tt/1FWGyGn
No comments:
Post a Comment