Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali mewacanakan rencana pembongkaran bekas Kedutaan Besar Inggris yang berada di kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Alasannya, kawasan tersebut seharusnya menjadi salah satu ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta.
Basuki atau akrab disapa Ahok sebenarnya sudah mewacanakan hal tersebut saat dirinya masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Namun dua tahun berlalu, bangunan dengan tembok tinggi tersebut belum juga dibongkar.
Kini, mantan Bupati Belitung Timur tersebut berubah pikiran. Dia akan menjadikan bekas Kedubes Inggris tersebut untuk pusat kontrol Mass Rapid Transid (MRT). Sehingga, nantinya bisa digunakan sebagai salah satu objek wisata.
"Kami mau beli untuk PT MRT Jakarta. Untuk pusat control room MRT dan RTH," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/4).
Suami Veronica Tan ini mengungkapkan, pihak Kedubes Inggris telah sepakat untuk melakukan pembongkaran tersebut. Bahkan, nilai anggaran yang akan dikeluarkan untuk membeli sekitar Rp 500 miliar.
"Kami sudah beberapa kali ketemu dan mereka (Kedubes Inggris) sudah setuju. Tahun ini (dianggarkan) Rp 500 miliar, kalau enggak salah," tutup Ahok.
Baca juga:
Ini perbedaan MRT Singapura dan KRL
Jepang siap kucurkan dana bantuan untuk proyek MRT
DPRD ingatkan Ahok benahi transportasi sampai sampai di Jaksel
Jokowi kebelet minta proyek LRT dan MRT segera digarap
Ahok bakal kebut rencana percantik Jakarta jelang KAA
Melihat perkembangan proyek MRT Setia Budi
Read More http://ift.tt/1ONg68E
No comments:
Post a Comment