Pages

Sunday, April 12, 2015

Setelah Ice Bucket Challenge, ini tantangan yang marak saat ini!

Setelah tahun lalu, masyarakat dunia demam Ice Bucket Challenge, sebuah kampanye untuk mendonasikan dana dengan tantangan mengguyur badan dengan sekaleng air es, kini muncul tren tantangan baru yaitu Pupi Challenge.



Pupi Challenge adalah tantangan untuk makan cabai merah yang sangat pedas untuk mendonasikan 1.50 Poundsterling atau RP 28.000 rupiah untuk mendukung kampanye anti-kelaparan di seluruh dunia. Sama dengan Ice Bucket Challenge, penantang akan makan cabai untuk berdonasi kemudian menantang teman-temannya.



Tren ini sudah sangat populer di Italia setelah salah satu pemain sepak bola Javier Zanetti yang bermain di Inter melakukannya. Dalam video diperlihatkan bahwa Zanetti adalah orang pertama yang makan cabai merah dan berteriak bahwa lidahnya terbakar, seperti dilansir oleh Mirror.



Zanetti kemudian menantang kiper Juventus, Gianluigi Buffon, dan pemain Barcelona Carles Puyol untuk melakukan Pupi Challenge ini. Selanjutnya tantangan ini terus bergulir setelah Buffon menantang teman setimnya Andrea Pirlo dan beberapa pemain bintang di Italia.



Nama Pupi Challenge sendiri berasal dari nama panggilan Zanetti, yaitu Pupi. Jika ingin melakukannya, caranya cukup mudah. Donasikan uang ke PUPI Foundation milik Zanetti, kemudian rekam video Anda sedang makan salah satu cabai yang paling pedas, kemudian tantang 4 teman lainnya.



Meski tantangan ini bertujuan mulia, namun sama halnya dengan Ice Bucket Challenge, sebaiknya berhati-hatilah dengan akibat buruknya untuk kesehatan, terutama kesehatan lambung. Bagaimana, berminat mencoba?


Baca juga:

[Video] Balita ini jadi DJ termuda sejagat

Menolak digusur, rumah ini berdiri di tengah jalan & gedung tinggi

Hebat, pria ini sanggup lari maraton selama 100 hari

Deretan lelaki ini punya penis terbesar dan terpanjang sejagat

Pria ini akan beri uang Rp 12 miliar buat orang berusia 123 tahun


Read More http://www.merdeka.com/gaya/setelah-ice-bucket-challenge-ini-tantangan-yang-marak-saat-ini.html

No comments:

Post a Comment