Pages

Wednesday, April 8, 2015

Ratusan pengungsi Palestina dibantai, Hamas perangi ISIS

Hamas, otoritas politik Jalur Gaza, Palestina, menyatakan perang lawan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Alasannya, militan khilafah itu menyerbu kamp pengungsi Palestina di Distrik Yarmouk, selatan Ibu Kota Damaskus Suriah, akhir pekan lalu seperti dilansir Daily Mail, Rabu (8/4).


Belum diketahui apakah puluhan militan ISIS yang menyambangi Yarmouk tahu bahwa di Yarmouk terdapat 18 ribu pengungsi asal Gaza akibat invasi Israel dua tahun lalu. Serbuan militan khilafah menyebabkan 100 warga sipil Palestina dibunuh.


Dua orang tokoh Hamas yang berjaga di Yarmouk turut dipancung oleh pasukan khilafah, menurut beberapa saksi mata.


Sebagai ujung pemenggalan tokoh senior Hamas, partai yang dikenal sayap Ikhwanul Muslimin ini menangkap seorang tokoh penceremah besar ISIS di Gaza, Selasa (7/8).



Adnan Khader Mayat, sang penceramah besar ISIS ditangkap atas tuduhan melakukan perekrutan untuk kelompok radikal tersebut.


"Adnan Khader Mayat, pengungsi kamp Bureij (pusat kota Gaza) ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan," ungkap narasumber Hamas yang tidak ingin disebutkan namanya kepada kantor berita Prancis, AFP.


Menyusul penangkapan Khader Mayat oleh Hamas, muncul ledakan di dekat Departemen Keamanan kemarin sore. Belum diketahui, apakah ledakan itu dilakukan oleh tim suruhan ISIS.


"Situasi di Yarmouk sudah makin tidak manusiawi, dan kami mengecam hal itu," tegas perwakilan PBB untuk Pengungsi Palestina, Chris Gunnes.


Informasi yang beredar, kelompok ISIS telah mengirimkan pesan kepada militan Hamas di Gaza untuk segera membebaskan ulama kharismatik itu.


Read More http://ift.tt/1E3Oj0z

No comments:

Post a Comment