Pages

Sunday, April 12, 2015

Menkominfo dorong efisiensi industri telekomunikasi

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan dalam menghadapi era broadband berharap agar industri telekomunikasi Indonesia lebih efisien. Pasalnya, menurut dia saat ini industri telekomunikasi setiap tahunnya menyumbang defisit neraca perdagangan sekitar USD 5-6 miliar.



"Industri kita ini nomor dua setelah migas menyumbang defisit neraca perdagangan," ungkapnya saat menyampaikan pemaparan di acara Musyawarah Nasional Masyarakat TeleMatika Indonesia (Mastel) VIII di Auditorium Indosat, Jakarta, (13/4).



Oleh sebab itu, dirinya menginginkan ada efisiensi dengan cara melakukan sharing infrastruktur antaroperator. Dengan cara ini, kata mantan direksi dan komisaris di berbagai perusahaan telekomunikasi di Indonesia, mampu menekan angka pengeluaran di bidang maintenance jaringan maupun infrastruktur lain yang dimilikinya.



"Saat ini kan kita ada 7 operator telekomunikasi, nah kita bagaimana caranya bisa meningkatkan infrastruktur sharing di mereka. Kalau perlu ada merger lagi, kita fasilitasi. Karena apa, kalau banyak operator itu kecenderungannya membangun infrastruktur sendiri-sendiri. Katakanlah sekarang USD 5-6 miliar, separuhnya menggunakan valas. Lari beli alat ke luar negeri. Nah, itu yang harus kita kurangi karena membuat defisit neraca perdagangan kita," paparnya.



Kerjasama infrastruktur sharing telah banyak dilakukan oleh penyedia layanan telekomunikasi di negara lain. Langkah kerjasama ini disebutkan bisa membuat perusahaan mengurangi pengeluaran rutin untuk memelihara infrastruktur maupun jaringan yang digunakan dalam menyediakan layanan telekomunikasi ke pelanggan.


Baca juga:

XL gandeng Xiaomi sambut 4G

Ini alasan Maluku jadi pilihan pertama penataan frekuensi 1800 Mhz

Ini wilayah pertama yang cicipi penataan 4G di frekuensi 1800 Mhz

Menkominfo: Tata ulang frekuensi 1800 Mhz hari ini disepakati

Xplor, forum tanya-tanya ala XL

Indosat ajak anak muda belajar investasi saham


Read More http://www.merdeka.com/teknologi/menkominfo-dorong-efisiensi-industri-telekomunikasi.html

No comments:

Post a Comment