Pages

Tuesday, April 14, 2015

Mabes Polri beri sinyal Polres Tangsel berdiri tahun ini

Mabes Polri mendukung usulan warga Tangerang Selatan yang menginginkan adanya wilayahnya Markas Kepolisian Resort (Mapolres) tunggal. Saat ini ada beberapa syarat wilayah Tangerang Selatan yang dapat memenuhi keinginan warganya tersebut.



Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Agus Rianto mengatakan, saat ini ada tiga kecamatan di Tangsel yakni Pamulang, Ciputat dan Ciputat Timur masuk wilayah Polres Jaksel dan sisanya kecamatan Pondok Aren, Setu, Serpong dan Serpong Utara masuk Polres Kota Tangerang. Semua wilayah tersebut sedianya bakal masuk dalam Polda Tangsel yang lahannya sudah diproyeksikan berada di Bukit Serpong Damai (BSD), Serpong, Tangerang.



"Semuanya dikaji mana yang prioritas. Struktur kepolisian kita menyesuaikan strata daerah. Kalau ada kecamatan segera ada Polsek. Kalau ada Kabupaten Kota ada Polres ada kesetaraan. Kemudian ketersediaan lahan, personel, anggaran itu disesuaikan," kata Agus di Humas Mabes Polri, Jakarta, Selasa (14/4).



Agus mengatakan saat ini keinginan warga daerah penyangga Ibu Kota Jakarta tersebut tengah di kaji Polri. Besar kemungkinan sebelum tahun 2015 ini berakhir wacana tersebut akan terealisasi.



"Mudah-mudahan (tahun ini) karena kan mendekatkan pelayanan Polri juga ke masyarakat," ujar dia.



Seperti diketahui wacana Tangsel membuat markas kepolisian sendiri sudah lama diperbincangkan. Rencananya Mapolres tersebut dibangun di wilayah Bukit Serpong Damai (BSD), Serpong, Tangerang.



Untuk memastikan itu Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany terlihat menyambangi Mabes Polri, Senin (13/4) petang. Airin datang didampingi Ketua DPRD Tangsel, Muhammad Ramli.



Airin mengaku ingin bertemu dengan Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti. Adik ipar mantan Gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah tersebut mengatakan pertemuan tersebut ingin membahas sejumlah hal salah satu keinginan warga Tangsel yang memiliki markas kepolisian sendiri.



Sayangnya Badrodin yang tengah berada di Istana Merdeka jadi tak sempet menemui Airin. Airin pun akhirnya ditemui Asisten Perencanaan (Asrena) Mabes Polri, Irjen Tito Karnavian.



Airin mengakui kesulitan menyelesaikan masalah keamanan seperti kriminalitas dan aksi terduga dilakukan kelompok radikal yang belakangan terjadi di wilayahnya. Airin mengatakan selama ini setiap masalah yang ada di tujuh wilayah kecamatan Tangsel di bawah kendali Polres Jakarta Selatan dan Polres Kota Tangerang, sehingga agak sulit menyelesaikannya.



"Kalau ada sendiri kan enak komunikasinya, personelnya banyak. Tiga kecamatan, Pamulang, Ciputat dan Ciputat Timur masuk wilayah Polres Jaksel. Sisanya Pondok Aren, Setu, Serpong dan Serpong Utara masuk Polres Kota Tangerang," kata Airin.



Usulan tersebut pun disambut baik Polri. Menurut Airin, pertemuan dengan perwakilan Polri Irjen Tito Karnavian selama sejam menyimpulkan bahwa Polri akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait usulan Mapolres Tangsel tersebut.



Polri juga kata Airin akan membahas hal tersebut Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dalam waktu dekat.


Read More http://ift.tt/1ExHaWr

No comments:

Post a Comment