Seorang jihadis asal Inggris yang bergabung dengan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengumumkan sejumlah lowongan kerja bagi para pendukungnya. Lowongan yang diunggah di Internet itu terbuka bagi siapa saja yang tidak mau bertempur di medan perang.
Pria mengaku bernama Abu Said Al-Britani itu mengatakan tidak ikut bertempur di medan perang adalah selemah-lemahnya iman tapi mereka yang ingin mendukung ISIS bisa bekerja di posisi antara lain sebagai staf pers, pelatih kebugaran dan pembuat bom.
Surat kabar the Independent melaporkan, Jumat (10/9), lowongan untuk sepuluh jenis pekerjaan itu muncul bulan ini. Para relawan juga dibutuhkan untuk menanamkan doktrin kepada anak-anak di wilayah kekuasaan ISIS. Mereka diharuskan menerapkan hukum syariah ketat dan merawat para pejuang ISIS yang terluka.
Lowongan pertama bagi staf pers ISIS akan bekerja di bagian media centre.
Al-Britani menuding media Barat menyebarkan propaganda negatif terhadap ISIS. Dia menyatakan posisi staf pers adalah untuk meraup dukungan khalayak melalui media internal.
Hasil kerja media centre ISIS itu bisa terlihat dari munculnya video tawanan yang dipenggal beberapa waktu lalu dan diterbitkannya majalah Dabiq.
Posisi lain yang dibutuhkan adalah dokter, juru masak, dan montir.
Untuk posisi pembuat bom, mereka juga harus bersedia memakai pakaian berisi bom bunuh diri.
"Para sahabat yang berada di posisi pembuat bom adalah inti dan tulang punggung dari semua operasi," kata Britani.
Selain it diperlukan juga polisi syariah yang berpatroli di jalanan untuk memaksa warga memakai pakaian menutup aurat dan tidak melanggar syariah.
"Mereka bertugas di jalanan dengan membawa tongkat untuk menghukum siapa saja yang melanggar hukum. Mereka juga ditugaskan untuk mencambuk dan memenggal orang yang bersalah," jelas Britani.
Baca juga:
Heboh, kelompok jihadis perempuan Suriah pamer latihan menembak
ISIS bantai sepuluh dokter di Mosul
ISIS akui banyak WNI gabung pasukannya
Video Abu Jandal tantang aparat diputar di deklarasi penolakan ISIS
Salah kaprah menafsir arti khilafah
Menjegal kampanye situs ISIS
Read More http://ift.tt/1JyzFyw
No comments:
Post a Comment