Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan kembali membunuh sepuluh dokter di Kota Mosul, sebelah selatan Irak, lantaran menolak memberi pengobatan.
Seorang sumber yang tidak ingin diketahui nama dan lokasinya mengatakan anggota ISIS mengeksekusi sepuluh dokter itu di kawasan Hammam al-Alil, sekitar 25 kilometer sebelah selatan Mosul kemarin.
Stasiun televisi Irak Al-Sumaria melaporkan, dokter-dokter itu dieksekusi karena menolak mengobati pejuang ISIS yang terluka, seperti dilansir albawaba.com, Kamis (9/4).
Pejabat setempat Muwaffaq Hamid al-Azawi mengatakan Mosul menjadi semacam kota penjara. Warga kota kerap menjadi korban penyiksaan dan menderita akibat aturan ketat ISIS. Dia bahkan mengatakan sejumlah ulama di kota itu memelintir ajaran agama hanya demi menyenangkan ISIS.
Kelompok militan itu juga dilaporkan membunuh 60 anggota suku al-Karableh, Albu Ubaid, Albu Mahal, da Albu Salman di sebelah barat Provinsi al-Anbar. Mereka dituding bekerja sama dengan tentara Irak.
Baca juga:
ISIS akui banyak WNI gabung pasukannya
Video Abu Jandal tantang aparat diputar di deklarasi penolakan ISIS
Bantai pengungsi Palestina, ISIS sengaja pancing kemarahan Hamas
Ratusan pengungsi Palestina dibantai, Hamas perangi ISIS
Salah kaprah menafsir arti khilafah
Menjegal kampanye situs ISIS
Teror 'hantu' ISIS dari dunia maya
Di lokasi ini ribuan mayat tentara muda Irak dikubur ekstremis ISIS
Read More http://ift.tt/1HUojni
No comments:
Post a Comment