Pages

Tuesday, April 14, 2015

Danau Umm al-Maa, setitik oase permai di tengah gurun Ubari

Sahara adalah gurun terbesar di dunia setelah gurun es Antarktika dan Arktik. Di balik area luas yang kering kerontang itu ternyata tersembunyi beberapa keajaiban. Salah satunya adalah Umm al-Maa, danau mungil yang membentuk ekosistem oase di Ubari, bagian dari Sahara yang terletak di wilayah Libya.



Menurut situs Dualwarez, di Ubari terdapat sekitar 20 danau kecil yang dulunya merupakan bagian dari sebuah danau purba berukuran raksasa yang bernama Megafezzan. Danau ini mempunyai luas seukuran Republik Ceko. Kemudian perubahan iklim yang terjadi sekitar 3.000 hingga 5.000 tahun lalu membuat danau ini mengering perlahan-lahan, menyisakan sejumlah danau kecil yang ada sekarang.



Dilaporkan situs Amusing Planet, Umm al-Maa yang berarti 'ibu sang air' dianggap sebagai yang terindah yang ada di Ubari, dengan danau hijau meliuk yang ditumbuhi pepohonan palem di sekitarnya. Uniknya, permukaan air Umm al-Maa bersuhu rendah. Sementara air yang berada di dasar memiliki suhu yang tinggi.



Air danau ini juga memiliki kadar garam yang sangat tinggi. Lebih tinggi dari Laut Mati yang terkenal itu. Dan wilayah Ubari sendiri terus-menerus mengalami proses pengeringan berkala yang di kemudian hari bisa melenyapkan Umm al-Maa dan danau-danau di sekitarnya.



Terlebih lagi, cadangan air yang tersimpan di bawah tanah Sahara semakin menipis karena eksploitasi manusia. Bukan tidak mungkin jika suatu saat oase-oase indah di Ubari akan menghilang untuk selamanya.


Baca juga:

Lauterbrunnen, lembah 72 air terjun yang jadi inspirasi The Hobbit

Menelusuri keindahan Gua Chauvet yang dipenuhi lukisan prasejarah

Sensasi merinding lewati jembatan 350 tahun di atas Pantai Causeway

Ikatan Abang-None Jakarta Pusat kembali gelar BALADA KOPAJA

Awas, di 10 negara ini wisatawan bisa dihukum lantaran hal sepele


Read More http://ift.tt/1CTGpl6

No comments:

Post a Comment