Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bersama Komisi Pelindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan sidak di beberapa SD Rawamangun, untuk mengecek kualitas jajanan sekolah para murid. Lebih kurang ada 12 makanan yang dijadikan sampel pengecekan, cilok, risol, macaroni, tahu goreng, nutrijel orange, piscok, lontong, kerupuk, sate kikil, arem-arem, dan kerupuk nasi goreng.
Dijelaskan Kepala Balai Besar POM Jakarta, Dewi Prawitasari, orang tua murid dan guru juga diminta aktif menjaga kesehatan anak.
"Kepala sekolah harus punya komitmen membangun kantin yang sehat. Bukan hanya tanggung jawab kepala sekolah, tapi juga guru dan orang tua murid yang harus menjaga kesehatan anak" kata Dewi di halaman SDN 9, SDN 10, SDN 11 di Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (13/4).
BPOM menyarankan, pihak sekolah menyediakan kantin yang diisi makanan sehat dan bersih. Selain itu, menu jajanan wajib diganti setiap harinya.
"Bisa saja menu diganti-ganti di kantin, yang bisa buat anak kenyang, agar anak tidak bosan panas, es nya harus terjamin, dari air yang bersih. Lalu menyediakan juga tempat cuci tangan di depan kelas atau di kantin, baiknya sih tiap kelas ada sabun dan serbetnya," jelasnya.
Baca juga:
KPAI dan BPOM sidak jajanan di kantin SD Rawamangun
BPOM: Nata de coco berbahan urea dan ZA aman dikonsumsi
BPOM sidak kantin Blok S, ada kerupuk pakai pewarna di lontong sayur
Pil & tisu basah khusus laki-laki ilegal diamankan BBPOM Denpasar
Suami istri bisnis mi berformalin, produksi 150 kg per hari
Diduga ilegal, BPOM Palembang sita belasan ribu jelly
13 Pelajar dan guru keracunan, polisi periksa penjual kue tart
Read More http://www.merdeka.com/jakarta/bpom-ingatkan-sekolah-sediakan-kantin-bersih-dengan-jajanan-sehat.html
No comments:
Post a Comment