Detlef Guenzel merupakan mantan polisi Jerman yang tega memotong korban yang ditemuinya dari internet. Tak hanya memotong menjadi bagian-bagian kecil, daging korbannya juga dimakan.
Pria ini memotong korbannya Wojciech Stempniewicz, kenalannya sesama homoseksual, sambil mendengarkan musik pop, dan mengubur tulang-tulang korbannya di taman rumahnya di Hartmannsdorf-Richenau, Jerman pada 2013 silam.
Awalnya Guenzel dan Stempniewicz bertemu di sebuah situs internet, entah bagaimana hingga akhirnya mereka memutuskan untuk bertemu. Polisi berkepala plontos itu kemudian menjemput korbannya di stasiun kereta api Kota Dresden dan membawanya ke rumahnya. Korban sempat sarapan dan tidur seranjang dengan pelaku.
"Kemudian si pelaku membawa korbannya ke ruang bawah tanah lalu mencekiknya menggunakan tali yang terikat di katrol sebelum dipotong-potong kecil," ujar jaksa yang memutuskan hukuman untuk Guenzel, seperti dilansir dari Daily Mail, Rabu (1/4).
Pria berkepala plontos tersebut kini dijatuhi hukuman delapan tahun enam bulan atas kejahatan yang dilakukannya itu. Padahal sebelumnya, pengacara keluarga korban meminta pelaku dihukum 15 tahun seperti yang biasanya diberikan dalam kasus pembunuhan berencana di Jerman.
Tak ada tampang jahat dan kanibal dari bapak tiga orang anak itu. Dia bahkan dikenal ramah, murah hati, dan sopan oleh tetangganya.
Read More http://ift.tt/1BPoD1I
No comments:
Post a Comment