Pemerintah Indonesia di Yaman, Arab Saudi, dan Oman tengah melakukan upaya evakuasi pada 4.159 warga negara Indonesia yang berada di Yaman. Hal ini diungkapkan dalam pernyataan pers yang diterima merdeka.com dari Direktorat Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI).
Sebanyak 262 WNI tadi pagi sudah berhasil tiba di Kota Jizan, Arab Saudi setelah sempat bermalam di Kota Al Hudaidah, Yaman. Para WNI ini dapat dievakuasi dari Yaman menggunakan jalur darat dan dikawal pasukan khusus Yaman.
WNI yang berhasil dievakuasi tahap pertama ini dapat dispensasi visa transit selama 15 hari.
"Kita sudah jauh-jauh hari melakukan pendekatan pada imigrasi Saudi agar para WNI yang dievakuasi dari Yaman dapat diberikan dispensasi visa transit 15 hari," ujar Konjen Indonesia di Jeddah, Dharmakirti, Kamis (2/4).
Sementara itu, masih ada 45 WNI yang tertinggal di Al Hudaidah lantaran bus yang ditumpangi kurang kapasitasnya. Di Kota Aden juga masih ada sekitar 100 WNI yang terjebak.
"Semoga hari ini dan besok ada rombongan WNI lain yang bisa kita evakuasi lagi dari Yaman dengan berbagai skenario evakuasi yang memungkinkan," ujar Direktur PWNI dan BHI, lalu Muhammad Iqbal.
Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi juga terus mengatakan, selama masih ada WNI yang membutuhkan, pemerintah akan terus melakukan evakuasi dari Yaman. Namun, menurut Menlu, kondisi di masing-masing titik evakuasi berbeda-beda, tergantung WNI dipindahkan lewat jalur darat, laut, atau udara.
Para WNI yang sudah tiba di Saudi, kini akan segera dipulangkan ke Indonesia.
"Kita akan lakukan pendataan ulang untuk menyiapkan tiket pemulangan ke Indonesia," ujar Wakil Dubes Indonesia di Riyadh, Sunarko, yang telah berada di Jizan beberapa hari sebelumnya untuk berkoordinasi dengan otoritas setempat.
Read More http://ift.tt/1xBPT8z
No comments:
Post a Comment