Pages

Friday, March 20, 2015

Polisi buru pengirim SMS ngaku kelompok ISIS ancam bunuh Jokowi

Sejumlah warga Tangerang menerima SMS yang mengaku dari kelompok ISIS. SMS yang dikirim dari 08575890**** juga berisi ancaman akan membunuh Presiden Jokowi dan merusak institusi Polri dan Kejaksaan Agung.



Polda Metro Jaya sudah mendengar kabar ada SMS mengaku kelompok ISIS dan menebar ancaman. Mereka bergerak cepat menelusurinya.



"Ya kalau SMS itu tentu ini kami cermati ya, kemudian kami dalami memang kita mendapatkan beberapa SMS semacam itu ya. Kita sedang kaji dalamin kita sedang ikuti perkembangan-perkembangan ini," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/3).



Sejauh ini belum diketahui siapa otak pengirim SMS itu. Tapi menurutnya, SMS ancaman demikian juga banyak beredar di jejaring sosial.



"Tetapi sampai kepada siapa pelakunya belum, karena ini berantai pengiriman. Ini juga tidak hanya melalui SMS tapi juga dari media sosial. Kalau media sosial itu satu grup kita sulit untuk meminta kepada siapa awal ini tetapi bahwa upaya-upaya kita adalah bagaimana kita melakukan pengungkapan terhadap kasus ini," jelasnya.



Martinus berjanji bila pelaku sudah tertangkap akan diproses dengan UU ITE. Sejauh ini Polri sudah bekerja sama dengan pihak Cyber Crime.



"Beberapa ancaman bisa dipidana, maksimal tuh bisa 6 tahun tentu ini akan kita selidiki terus. Bersama cyber crime kita lakukan upaya-upaya untuk menelusuri dari mana awal SMS ini," pungkasnya.



Sebelumnya, pengirim SMS yang mengklaim kelompok ISIS mengaku beralamat di Lampung Timur, Jalan Lintas Timur, Sumur Kucing Samping Indomaret, samping Indomaret, Lampung Timur.



Orang ini melalui SMS juga mengklaim ada dua daerah di Indonesia yang menjadi basis ISIS. Dua wilayah itu Poso dan Lampung Timur.


"Kalo Jawa Barat itu Palsu. Kami Kantor pusat. Cuma dua cabang, Poso ama Lampung Timur" tulisnya.



Tak lama kemudian seseorang yang mengaku anggota ISIS itu pun mengancam akan 'menghabisi' Presiden Jokowi. Bukan cuma Jokowi, dia juga mengancam akan menghancurkan institusi Polri dan Jaksa Agung.



Dia juga menyebut atas nama ISIS mereka tak terima dijelek-jelekkan dan menilai pemerintah merasa paling benar.


Baca juga:

Beredar SMS ngaku anggota ISIS ancam akan bunuh Jokowi

Ini 10 negara pendukung terbesar ISIS di Twitter

12 Ormas Islam desak pemerintah usut kelompok donatur ISIS

ISIS mengaku otak di balik serangan museum di Tunisia

Sutiyoso: ISIS menyesatkan, pemerintah harus tegas!

TNI dan militer AS sepakat perangi ISIS bersama-sama

Lima kekejaman ISIS 'cuci otak' anak-anak


Read More http://ift.tt/1MPRk6H

No comments:

Post a Comment