Pages

Tuesday, March 31, 2015

Ahok mau bikin Puskesmas dan klinik keliling di pasar Jakut

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Administrasi Jakarta Utara 2015 pada Rabu pagi (1/4) telah dilaksanakan di Gedung Walikota Jakarta Utara. Dalam acara tersebut, hadir Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau kerap yang disapa Ahok.



Dalam Acara ini, Ahok menuturkan bahwa tugasnya dan jajaran lainnya terhadap wilayah Jakarta Utara sederhana. Hanya bagaimana membuat penuh kepala, perut, dan dompet warga Jakarta Utara.



"Punya mobil, motor dan warung belum tentu kaya. Orang terlihat kaya atau tidaknya dengan kartu puskesmas. Orang kaya tidak akan mau dirawat di ruang kelas 3 dengan 10 ranjang dan 1 kamar mandi," ujar Ahok, Rabu (1/4).



Ahok menuturkan bahwa rumah sakit merupakan akses yang paling penting. Dirinya akan berupaya membuat puskesmas keliling khususnya di wilayah Jakarta Utara, karena menurutnya warga Jakarta Utara itu wilayah yang paling banyak terkena sakit dibandingkan wilayah lain.



"Kenapa penting rumah sakit harus ada di tiap wilayah. Rumah Sakit boleh gratis, namun yang nungguin orang sakit tidak gratis. Mereka butuh ongkos dan makan. Kita harus ada RS atau ruang opname di semua kecamatan," ucapnya.



Ahok juga menjelaskan bahwa Puskesmas di Jakarta saat ini cocok jadi RSUD. Dirinya akan menyediakan puskesmas di tiap kecamatan agar yang jaga sakit bisa bolak balik ke rumah buat masak dan bawa makanan ke RS, atau perlu adanya puskesmas keliling.



Ahok membantah jika ada orang yang beranggapan 'enggak ada uang nggak apa-apa, yang penting sehat'. Menurutnya semua orang butuh uang untuk bisa hidup sehat, apalagi di Jakarta.



"Saya tidak mau ada orang sakit lalu mati di rumah karena tidak ada biaya sebagai jaminan atau biaya untuk ke rumah sakit," tuturnya.



Ahok juga menjelaskan bahwa dirinya akan membuat klinik di tiap-tiap pasar. Sehingga warga yang tiap hari ke pasar bisa sesekali memeriksa kesehatannya.



"Kenapa pasar dibuat bangunan klinik? Karena orang tidak mampu tiap hari ke rumah sakit tapi mampu ke pasar. Jadi sambil mereka menunggu harga sayuran turun, mereka bisa check up kesehatannya di klinik," tambahnya.


Read More http://ift.tt/1Gf6fFC

1 comment:

  1. Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar jawa timur, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian dan membayar 30 jt namun hasilnya nol, uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, Dengan tdk segaja sy buka internet dan sy melihat komentar ibu sri Rahayu dr jawa timur Tentang Bpk Drs Sulardi yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan mengurusnya sampai SK dia keluar, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau mau membantu saya dan menyuruh saya mengirim berkas saya melalui e-mail, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar juga, sy sangat berterima kasi kepada Bpk Drs.sulardi yg telah membantu sy, dan tak lupa mengucap syukur kepada ALLAH SWT karna melalui Bpk Drs.Sulardi, masa depan sy sudah cerah, jadi teman2 jgn pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, dan sy sadar kalau tdk ada yg ngurus dr pst langsung meman sulit, karna banyaknya peserta. itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs.Sulardi, Hp:0823-3871-2222 Siapa tau belia masih bisa bantu. Wassalm Nirwana bakri.

    ReplyDelete