Pages

Tuesday, March 31, 2015

Imigrasi Australia bocorkan data paspor Jokowi

Departemen Imigrasi Australia tak sengaja membocorkan data-data pribadi para pemimpin dunia yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Kota Brisbane tahun lalu. Data yang terumbar ke publik itu misalnya nomor paspor, detail visa, dan berbagai informasi pribadi lainnya.


Surat kabar the Guardian melaporkan, Selasa (31/3), Presiden Joko Widodo termasuk jadi korban setelah datanya diumbar. Pemimpin lain jadi korban misalnya Barack Obama, Vladimir Putin, Narendra Modi, hingga Shinzo Abe.


Kambing hitam kejadian ini adalah seorang petugas imigrasi yang mengirim surat elektronik kepada panitia turnamen sepakbola Piala Asia. Tanpa memeriksa isinya, dia justru mengirim data rahasia kepala negara dari AS hingga Indonesia.


"Penyebabnya dipastikan human error, karena petugas terkait salah mengisi alamat tujuan sehingga email itu terkirim ke orang yang salah," seperti dikutip dari penyelidikan internal departemen.


Pemimpin Oposisi Australia, Tanya Plibersek menuntut Perdana Menteri Tony Abbott bertanggung jawab. Para tamu kenegaraan itu harus diberitahu bahwa ada kekeliruan yang membuat data pribadi mereka beredar melalui email.


"Insiden ini sungguh memalukan pemerintahan Abbott," kata Richard Marles, pemimpin partai oposisi lainnya.


Isu ini digoreng oleh oposisi Abbott setelah pekan lalu pemerintah Australia mengesahkan Undang-Undang Keamanan data privat. Hanya berselang beberapa hari, pemerintah Negeri Kanguru terbukti gagal mengamankan data penting berupa nomor paspor para kepala negara.


"Bagaimana pemerintah yang gagal mengelola data sepenting itu dipercaya untuk menjaga data pribadi masyarakat," ungkap Senator Partai Hijau Sarah Hanson-Young.


Read More http://ift.tt/1DjpoWc

1 comment:

  1. Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar jawa timur, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian dan membayar 30 jt namun hasilnya nol, uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, Dengan tdk segaja sy buka internet dan sy melihat komentar ibu sri Rahayu dr jawa timur Tentang Bpk Drs Sulardi yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan mengurusnya sampai SK dia keluar, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau mau membantu saya dan menyuruh saya mengirim berkas saya melalui e-mail, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar juga, sy sangat berterima kasi kepada Bpk Drs.sulardi yg telah membantu sy, dan tak lupa mengucap syukur kepada ALLAH SWT karna melalui Bpk Drs.Sulardi, masa depan sy sudah cerah, jadi teman2 jgn pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, dan sy sadar kalau tdk ada yg ngurus dr pst langsung meman sulit, karna banyaknya peserta. itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs.Sulardi, Hp:0823-3871-2222 Siapa tau belia masih bisa bantu. Wassalm Nirwana bakri.

    ReplyDelete