Pages

Monday, March 30, 2015

Untuk proyek atas banjir, 250 rumah di tepi Kali Karang dibongkar

Sebanyak 250 bangunan liar di bantaran Kali Karang ditertibkan sejak pagi tadi. Pembongkaran ini dilakukan karena kawasan sekitar akan dibangun jalan inspeksi yang bertujuan mengendalikan banjir di kawasan tersebut.



Penertiban ini dipimpin Camat Penjaringan, Yani Wahyu Purwoko, Kepala Satpol Pamong Praja (PP) DKI Jakarta, Kukuh Hadi Santoso dan Heryanto selaku Ketua normalisasi Waduk dan Kali DKI Jakarta.



"Ini merupakan penertiban lanjutan terkait pembenahan Kali Karang. Nantinya akan dibuat jalan inspeksi setelah pembenahan banjir di Kali Karang," kata Camat Penjaringan, Yani Wahyu Purwoko, Selasa (31/03).



Yani menjelaskan, sebanyak 400 petugas gabungan dari Satpol PP, Kepolisian, TNI AD, Kecamatan Penjaringan dikerahkan dalam penertiban di bantaran Kali Karang ini. Selain itu, terlihat dua alat berat yang membantu proses meratakan rumah dengan tanah.



"Kawasan ini merupakan lokasi yang berlangganan banjir. Apalagi saat hujan deras, biasanya banjir akan setinggi 40 cm. Dengan adanya jalan inspeksi nanti, jalan yang rusak di sini harus diperbaiki. Parah banget jalannya," ujar Yani.



Menurut Koordinator Normalisasi Waduk dan Kali DKI Jakarta, Heryanto, Kali Karang ini belum pernah dikeruk selama kurang lebih 12 tahun. Jalan ini juga nantinya diproyeksikan menjadi jalan yang langsung menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta.



"Setelah itu bisa dibuat inspeksi sehingga jalan menuju Bandara Soekarno Hatta langsung bisa dengan lebar 60 cm dan panjang sekitar 2 km," ujar Heryanto.



Di lokasi yang sama, Kepala Satpol Pamong Praja (PP) DKI Jakarta, Kukuh Hadi Santoso, menjelaskan dalam penertiban ini tidak ada warga yang melakukan perlawanan. "Ini kan tanah negara. Jadi mereka wajar sudah langsung pergi. Tau diri lah mereka," ucap Kukuh.



Ketika ditanya mengenai ganti rugi, Kukuh mengatakan, pihak pemerintah juga tidak melakukan ganti rugi. "Enggak ada uang kerahiman. Ini tanah milik negara," tegasnya.


Baca juga:

Rumah dibongkar, warga Kali Gendong bingung tinggal di mana

Satpol PP ratakan puluhan rumah warga di sisi timur Waduk Pluit

Direlokasi, warga Waduk Pluit ketahuan simpan pistol jenis Baretta

Pemukiman Waduk Pluit digusur, warga tertib evakuasi barang

Kebut pengerukan waduk Pluit, 200 KK direlokasi

78 Bangunan ilegal di sisi timur Waduk Pluit dibongkar

Sisi barat Waduk Pluit mulai dibeton


Read More http://ift.tt/1DjaIqj

1 comment:

  1. Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar jawa timur, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian dan membayar 30 jt namun hasilnya nol, uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, Dengan tdk segaja sy buka internet dan sy melihat komentar ibu sri Rahayu dr jawa timur Tentang Bpk Drs Sulardi yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan mengurusnya sampai SK dia keluar, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau mau membantu saya dan menyuruh saya mengirim berkas saya melalui e-mail, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar juga, sy sangat berterima kasi kepada Bpk Drs.sulardi yg telah membantu sy, dan tak lupa mengucap syukur kepada ALLAH SWT karna melalui Bpk Drs.Sulardi, masa depan sy sudah cerah, jadi teman2 jgn pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, dan sy sadar kalau tdk ada yg ngurus dr pst langsung meman sulit, karna banyaknya peserta. itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs.Sulardi, Hp:0823-3871-2222 Siapa tau belia masih bisa bantu. Wassalm Nirwana bakri.

    ReplyDelete