Pages

Sunday, March 29, 2015

Ahok tegaskan kenaikan harga BBM tak ubah tarif transportasi massal

Pemerintah telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis premium dan solar sebesar Rp 500 per liter. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai, kenaikan harga BBM subsidi tersebut tidak akan mempengaruhi biaya transportasi massal seperti Transjakarta.



Ahok menjelaskan, kenaikan harga BBM subsidi tidak akan berpengaruh terhadap tarif transportasi massal lantaran menggunakan sistem pembayaran rupiah per kilometer. Untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM, Pemprov DKI telah menyiapkan dana Rp 1,35 triliun.



Dana ini akan diberikan kepada operator angkutan umum yang berada di bawah koordinasi PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dengan mekanisme yang mengacu pada public service obligation (PSO).



"Kami siapkan Rp 1,35 triliun untuk PSO. PSO itu subsidi dari pemerintah. Kan enggak mungkin sekarang naik bus bayar Rp 3.500 bisa naik di mana saja turun di mana saja. Nah kekurangan itu dibayar oleh pemerintah," terang Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/3).


Topik pilihan: Polisi vs Transjakarta | BBM Subsidi


Ahok berharap, masyarakat dapat beralih ke transportasi massal sebab sistem pembayaran seperti ini sopir transportasi massal tidak akan berhenti menunggu penumpang (ngetem).



"Jadi besok enggak ada lagi yang ngomong enggak mau pakai bus karena nunggunya lama, dia (transportasi massal) jalan terus," tutupnya.



Untuk diketahui, PSO adalah mekanisme pemberian subsidi oleh Pemprov DKI Jakarta untuk tarif angkutan umum. Pemberiannya termasuk dalam dana penyertaan modal pemerintah (PMP) yang diberikan kepada PT Transjakarta. Rencananya sistem pembayaran ini akan diterapkan pada tahun 2016.


Baca juga:

Ahok soal serobot busway: Orang Jakarta memang gitu, harus ditangkap

Ahok ingin jalur Transjakarta berkekuatan hukum seperti jalur KA

Kasus Polantas bentak Transjakarta, pemotor yang dibela polisi juga!

Makin sempit, lalu lintas di Kapten Tendean macet parah

Tahun ini, Transjakarta dapat tambahan modal


Read More http://ift.tt/19lF6UO

1 comment:

  1. Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar jawa timur, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian dan membayar 30 jt namun hasilnya nol, uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, Dengan tdk segaja sy buka internet dan sy melihat komentar ibu sri Rahayu dr jawa timur Tentang Bpk Drs Sulardi yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan mengurusnya sampai SK dia keluar, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau mau membantu saya dan menyuruh saya mengirim berkas saya melalui e-mail, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar juga, sy sangat berterima kasi kepada Bpk Drs.sulardi yg telah membantu sy, dan tak lupa mengucap syukur kepada ALLAH SWT karna melalui Bpk Drs.Sulardi, masa depan sy sudah cerah, jadi teman2 jgn pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, dan sy sadar kalau tdk ada yg ngurus dr pst langsung meman sulit, karna banyaknya peserta. itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs.Sulardi, Hp:0823-3871-2222 Siapa tau belia masih bisa bantu. Wassalm Nirwana bakri.

    ReplyDelete