Pages

Sunday, March 29, 2015

Lulung dkk minta rapat akhir investigasi angket soal Ahok tertutup

Panitia angket mengundang pimpinan DPRD DKI Jakarta untuk melaporkan hasil penyelidikan mereka terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Rapat yang dilakukan di lantai 9 Gedung DPRD DKI Jakarta ini dilakukan secara tertutup.



Ketua Panitia Angket, M Ongen Sangaji mengatakan, rapat kali ini merupakan evaluasi terhadap temuan mereka. Sekaligus sebagai tahapan finalisasi sebelum akhirnya dilaporkan dalam Rapat Paripurna.



"Untuk mengevaluasi hal-hal yang sudah dilakukan, dan meminta masukan apa yang harus dilakukan ke depan. Sehingga bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga bisa masuk ke dalam paripurna angket," ungkapnya di ruang rapat pimpinan DPRD DKI Jakarta, Senin (30/3).



Beberapa waktu lalu Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI Jakarta dan tim ahli telah menyampaikan keterangan dan tanggapannya. Sehingga proses penyelidikan tidak perlu dilanjutkan. Mengingat waktu yang semakin sempit.



"Laporan kami sudah sampaikan minggu lalu, mengingat waktu sudah sangat mepet. Minggu ini sudah bisa kami lakukan paripurna," tegas politisi Hanura ini.



Namun, salah anggota panitia angket yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah meminta rapat dilakukan secara tertutup. Sebab selama ini berjalannya rapat dilakukan secara terbuka.



"Selama ini kan kita sudah sering melakukan rapat secara terbuka. Tolong untuk yang satu ini dilakukan secara tertutup," ungkapnya.



Empat orang pimpinan dewan, M Taufik, Triwisaksana, Abraham Lunggana dan Ferrial Sofyan sepakat dengan usulan tersebut. Untuk itu Ongen meminta media meninggalkan ruang rapat. Hingga berita ini ditulis, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi belum nampak hadir.


Read More http://ift.tt/1Nt1mJy

1 comment:

  1. Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar jawa timur, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian dan membayar 30 jt namun hasilnya nol, uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, Dengan tdk segaja sy buka internet dan sy melihat komentar ibu sri Rahayu dr jawa timur Tentang Bpk Drs Sulardi yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan mengurusnya sampai SK dia keluar, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau mau membantu saya dan menyuruh saya mengirim berkas saya melalui e-mail, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar juga, sy sangat berterima kasi kepada Bpk Drs.sulardi yg telah membantu sy, dan tak lupa mengucap syukur kepada ALLAH SWT karna melalui Bpk Drs.Sulardi, masa depan sy sudah cerah, jadi teman2 jgn pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, dan sy sadar kalau tdk ada yg ngurus dr pst langsung meman sulit, karna banyaknya peserta. itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs.Sulardi, Hp:0823-3871-2222 Siapa tau belia masih bisa bantu. Wassalm Nirwana bakri.

    ReplyDelete