Pages

Saturday, March 28, 2015

Teknologi ini bisa sembuhkan meningitis

Meninggal dunianya komedian Olga Syahputra, membuat negeri ini kehilangan sosoknya yang ceria. Dikabarkan, meninggalnya Olga dikarenakan penyakit meningitis.



Sekadar diketahui, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber, meningitis merupakan suatu infeksi pada selaput pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang. Nah, ketika meradang, selaput pelindung membengkak karena infeksi yang terjadi. Efeknya adalah sistem saraf dan otak bisa rusak pada beberapa kasus.



Lalu, adakah obat untuk penyakit ini? Menurut Ketua Masyarakat Ilmuwan Teknolog Indonesia (MITI) yang juga founder sekaligus CEO dari CTECH Lab EdWar Technology, Profesor Warsito P. Taruno mengatakan bahwa obat atau teknologi sifatnya hanya membantu tubuh melawan penyakit atau membuat sistem imunitas artifisial yang sifatnya sementara.



"Meningitis adalah radang otak, obat yang paling efektif adalah daya imunitas yang berasal dari dalam tubuh sendiri. Tetapi kalau ada masalah dalam sistem imunitas tubuh sendiri obat apa pun tak akan mampu menahan," ujarnya saat dihubungi Merdeka.com, (28/3).



Meski begitu, kata dia, ada teknologi lain yang bisa menyembuhkan meningitis yakni dengan teknologi imunoterapi.



"Ada (teknologi), tetapi obatnya sifatnya harus membantu sistem imunitas tubuh. Teknologi itu disebut imunoterapi," ungkapnya.



Mekanisme kerjanya, lanjut dia, dengan mengambil serum dari plasma darah yang mengandung antibodi, kemudian serum itu diperbanyak secara laboratorium dan disuntikkan kembali ke dalam tubuh.



"Dengan begitu sevenarnya tubuh sendiri yang melawan penyakit itu dengan antibodi sendiri," jelasnya.



Teknologi ini, menurutnya cukup berkembang di Jepang dan bisa diimplementasikan di dalam negeri. "Saya kira bisa dilakukan di dalam negeri," tutupnya.


Baca juga:

Ini bioteknologi 'jadul' yang masih tokcer

Ini mobil hasil cetak teknologi 3D seharga Rp 22 juta

Triple helix, jurus jitu bikin peternakan sapi skala besar

Bos SpaceX: Robot bakal perlakukan manusia seperti anjing peliharaan

Mengintip kedahsyatan teknologi charger baru Qualcomm, QuickCharge 2


Read More http://ift.tt/1GCkjtp

1 comment:

  1. Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar jawa timur, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian dan membayar 30 jt namun hasilnya nol, uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, Dengan tdk segaja sy buka internet dan sy melihat komentar ibu sri Rahayu dr jawa timur Tentang Bpk Drs Sulardi yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan mengurusnya sampai SK dia keluar, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau mau membantu saya dan menyuruh saya mengirim berkas saya melalui e-mail, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar juga, sy sangat berterima kasi kepada Bpk Drs.sulardi yg telah membantu sy, dan tak lupa mengucap syukur kepada ALLAH SWT karna melalui Bpk Drs.Sulardi, masa depan sy sudah cerah, jadi teman2 jgn pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, dan sy sadar kalau tdk ada yg ngurus dr pst langsung meman sulit, karna banyaknya peserta. itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs.Sulardi, Hp:0823-3871-2222 Siapa tau belia masih bisa bantu. Wassalm Nirwana bakri.

    ReplyDelete