Pages

Friday, March 20, 2015

Polri anggap kasus UPS rumit maka pantas dilimpahkan ke Bareskrim

Polda Metro Jaya melimpahkan berkas kasus dugaan mark up anggaran pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) di APBD 2014 ke Bareskrim Polri. Bareskrim pun siap menyelidiki.



"Selanjutnya penyidikan akan diteruskan," kata Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Rikwanto, dalam pesan singkatnya kepada merdeka.com, Jumat (20/3).



Pelimpahan berkas dilakukan siang tadi. Polri tak melihat pelimpahan ini karena maksud tertentu. Menurutnya pelimpahan ini hanya untuk menjaga harmonisasi antar penyidik.



"Mengingat ke depan penyidik akan banyak lagi melakukan pemeriksaan di lingkungan eksekutif dan legislatif Pemprov DKI dan ini bisa menjadi hambatan psikologis bagi penyidik. Mengingat satu kemuspidaan, sehingga kemudian ditangani oleh penyidik Bareskrim tapi dalam prosesnya bisa jadi penyidik Polda Metro akan dilibatkan," bebernya.



Alasan lain pelimpahan kasus ini, lanjutnya, karena kasus UPS tergolong rumit. "Kasus tersebut juga masuk kategori kompleks dan rumit," pungkasnya.


Baca juga:

Anak buah Ahok ulur rapat, Lulung & M Taufik curiga dibikin deadlock

Nyerah soal RAPBD, Hanura & Demokrat serahkan ke Ahok yang terbaik

Wiranto dorong Ahok dan DPRD DKI hentikan konflik tak produktif

Ahok soal damai dengan DPRD: Kalau salah minum obat ya ribut lagi

Ahok menang, DPRD akhirnya sepakat coret dana siluman Rp 12,1 T

Mabes Polri awasi penanganan kasus UPS oleh Polda Metro Jaya

Masih kumpulkan data, KPK lanjutkan usut dana siluman APBD DKI


Read More http://ift.tt/1OdiDtp

No comments:

Post a Comment