Citra Isreal boleh saja buruk di mata penduduk Indonesia, namun tidak bisa dipungkiri bila Israel adalah 'rumah' bagi banyak start-up besar. Dan kini sang 'pencipta' ekosistem start-up Israel itu berencana melebarkan sayap ke Asia, termasuk Indonesia.
Yozma adalah sebuah perusahaan yang memberikan dana segar pada start-up yang tengah berkembang. Dengan dana raksasa yang diberikan oleh pemerintah, Yozma berhasil membangun ekosistem start-up maju di Israel.
"Yozma dibuat untuk tujuan menciptakan pasar start-up di Israel. Ini adalah bentuk persiapan untuk menarik minat investor swasta dan luar negeri agar mau memodali start-up Israel," ujar Gina Heng, Head of Business Development dari Yozma Asia.
Investasi yang diberikan oleh Yozma meliputi tiga sektor, utamanya komunikasi, IT, dan sains. Dari tujuan besar itulah, Yozma berhasil mendapatkan kucuran dana hiingga ratusan juta Dolar dan membagikannya pada banyak start-up.
Berbekal kesuksesan itu, Yozma ingin menancapkan taringnya di Asia uang terkenal sebagai pasar yang tengah berkembang pesat, terutama di sektor teknologi. Tidak mengherankan bila Yozma berancang-ancang membuka kantor cabang pusat di Korea Selatan.
Hal ini mungkin bakal berjalan mulus, sebab Yozma dikenal suka bekerja sama dengan pemerintah untuk memberikan bantuan pada start-up lokal.
Setelah berhasil membuat kantor pusat baru di Korea Selatan itulah, Yozma menyiapkan rencana untuk melebarkan sayap ke negara Asia lain seperti Singapura, China, dan Indonesia. Ini sesuai dengan rencana utama Yozma untuk menciptakan ekosistem start-up kokoh di Asia dalam tiga tahun mendatang.
Langkah awal yang bakal dilakukan adalah membuat Yozma Campus atau start-up berbasis perkuliahan. Yozma Campus diharapkan bisa melatih start-up Asia serta memberikan jaringa koneksi agar bisa berkompetisi dalam skala global.
Artikel ini pertama muncul di TechinAsia.
Read More http://ift.tt/1EA0wZ5
No comments:
Post a Comment