Pages

Sunday, March 29, 2015

Ahok didesak minta maaf soal pemberian nama sapi 'USB'

Masyarakat Anti Rasis (Mars) mengeluhkan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menghadiri kegiatan inseminasi di Peternakan PT Karya Anugerah Rumpin di Kecamatan Rumpin, Bogor.



Pada kegiatan tersebut Basuki atau akrab disapa Ahok sempat memberikan nama sapi yang baru lahir USB. USB sendiri memiliki kepanjangan Unit Sapi Betawi.



Humas Mars, Alan mengatakan, pihaknya sangat berkeberatan terhadap pernyataan tersebut. Karena mereka menilai, pernyataan tersebut sangat rasis terhadap kebudayaan orang betawi.



"Kami sangat berkeberatan khususnya pada acara kegiatan inseminasi di Peternakan PT Karya Anugerah Rumpin di Kecamatan Rumpin Bogor pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2015 yang menyatakan bahwa anak sapi yang akan lahir dinamakan USB atau singkatan dari Unit Sapi Betawi, masa namanya ling ling," jelasnya saat berorasi di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/3).



Mereka meminta Ahok segera mencabut dan minta maaf atas pemberian nama itu. Kalau Ahok tidak mau, mereka minta mantan bupati Belitung Timur itu untuk mundur dari jabatannya.



Dalam aksi ini mereka juga sempat menggoyang pagar yang ada di depan Balai Kota DKI Jakarta. Namun mereka tidak berniat untuk merobohkannya.



"Sayang ini pagernya pajak punya kita. Jangan-jangan Ahok enggak pernah bayar pajak?" ujar Alan.



Bahkan, mantan politisi Gerindra ini mendapatkan ancaman dari salah seorang tokoh betawi, Topik Burung. Dia adalah salah satu ahli bela diri dari Tanah Abang, Jakarta Pusat.



"Eh Ahok jangan sekali-kali lu ke Tanah Abang. Kumpulin semua anak buah lu, sini. Cari gue Topik burung di Tanah Abang," tegasnya.


Baca juga:

Ahok tanggapi protes Mars: Kalau rasis ngatain saya China

Tahun ini, Ahok janji bakal bangun 5 taman bermain anak

Ahok akan gunakan layar besar untuk bahas APBD

Tahu dari dulu, kenapa Ahok baru koar-koar APBD bocor sekarang?

Baru! Ahok ikut berantas korupsi di game 'Kriminalisasi'

Ahok tegaskan kenaikan harga BBM tak ubah tarif transportasi massal


Read More http://ift.tt/1CBjxek

1 comment:

  1. Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar jawa timur, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian dan membayar 30 jt namun hasilnya nol, uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, Dengan tdk segaja sy buka internet dan sy melihat komentar ibu sri Rahayu dr jawa timur Tentang Bpk Drs Sulardi yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan mengurusnya sampai SK dia keluar, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau mau membantu saya dan menyuruh saya mengirim berkas saya melalui e-mail, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar juga, sy sangat berterima kasi kepada Bpk Drs.sulardi yg telah membantu sy, dan tak lupa mengucap syukur kepada ALLAH SWT karna melalui Bpk Drs.Sulardi, masa depan sy sudah cerah, jadi teman2 jgn pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, dan sy sadar kalau tdk ada yg ngurus dr pst langsung meman sulit, karna banyaknya peserta. itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs.Sulardi, Hp:0823-3871-2222 Siapa tau belia masih bisa bantu. Wassalm Nirwana bakri.

    ReplyDelete