Animo orang-orang mencari tiket untuk lebaran sangat antusias, khususnya untuk pembelian tiket kereta api.
Berdasarkan pengamatan Merdeka.com semalam melalui situs penjualan tiket online, tiket.com, antusiasme calon pemudik khususnya pengguna kereta api begitu besar hingga untuk memesan tiket perjalanan butuh jeda beberapa detik untuk membuka jadwal perjalanan. Bahkan, hanya dalam waktu 5 menit saat mulai dibuka pemesanan, tiket sudah ludes terjual.
Semalam sendiri memang menjadi salah satu waktu pemesanan yang dinanti banyak orang karena merupakan waktu pemesanan tiket untuk keberangkatan H-1 lebaran yakni tanggal 16 Juli 2015.
Terkait ludesnya tiket KA H-1 hanya dalam waktu 5 menit, hal itu dibenarkan oleh Co-founder sekaligus Chief Technology Officer (CTO) Tiket.com, Natali Ardianto. Menurutnya, semalam jumlah trafik yang mengakses situs besutannya itu memang tinggi. Meski begitu, kata dia, trafiknya tidak seperti saat pemesanan H-2.
"Kalau yang semalam kereta H-1 trafiknya setengah dari yang hari sebelumnya, H-2," ujarnya saat dihubungi Merdeka.com, (17/04).
Semalam, menurut dia, ada sekitar 19 ribu pengunjung yang mengakses tiket.com secara bersamaan. Ini yang kemudian diakui dia membuat cepatnya tiket yang ludes terjual hanya dalam waktu lima menit saja.
"Iya benar. Considering 19 ribu orang datang bersamaan untuk beli tiket yang terkadang berdua hingga berempat, jadi ya pasti cepat habis. Dulu kita jual tiket konser bigbang saja 6 ribu tiket terjual dalam 10 menit," jelasnya.
Meski begitu, banyak di antara masyarakat yang mengeluh dan mencurigai cepatnya proses transaksi yang dilakukan. Padahal, pembukaan pemesanan tiket baru dibuka selama lima menit. Menurut Natali, datangnya orang-orang dalam waktu bersamaan untuk membeli tiket lalu habis dalam kurun waktu lima menit, adalah hal yang wajar. "Ya kan, karena semua orang datang bersamaan itu. Sehingga cepat habis," ucapnya.
Dirinya juga mengatakan proses untuk memesan tiket di situs online-nya itu, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan PT KAI. "Di KAI, prosesnya kita booking kursi kereta dulu, dan jika customer membayar, kita issue. Itu harus dilakukan dalam 90 menit. Kalau lewat, maka expired dan kursi tersebut kembali tersedia untuk customer," paparnya.
Biasanya, kata dia, ada gerbong tambahan lagi di saat lebaran tiba. "Ada. Tahun lalu ada gerbong tambahan. Tapi, saya tidak tahu untuk tahun ini. Semoga saja ada," tutupnya.
Lebaran sendiri memang menjadi moment penting bagi umat muslim di Indonesia. Bertemu keluarga dan sanak saudara untuk bersilaturahmi, tentu saja hal itu tidak bisa dipisahkan dengan kata mudik lebaran. Ya, fenomena ini terjadi satu tahun sekali di mana semua orang berburu tiket untuk pulang ke kampung halaman.
Read More http://ift.tt/1FRebt6
No comments:
Post a Comment