Kementerian Luar Negeri melaporkan perkembangan evakuasi Warga Negara Indonesia yang masih terjebak di Yaman. Sejauh ini, 267 orang tiba dengan selamat di Kota Jizan, salah satu titik transit aman di Arab Saudi untuk pemulangan ke Tanah Air. Mereka sampai di sana setelah melewati jalur darat meninggalkan wilayah konflik, termasuk Ibu Kota Sana'a, disertai kawalan tentara Yaman.
"Mereka bagian dari 309 WNI yang di evakuasi yang melaui jalur darat kemarin," ucap Juru Bicara Kemenlu, Armmanatha Nasir, di kantornya, Jakarta, Kamis (1/4).
Masih ada 45 WNI tertinggal di Kota Al Hudaydah, tapi Kemenlu menyatakan mereka diberangkatkan dalam kloter selanjutnya, pagi tadi waktu setempat. Selanjutnya mereka akan diangkut pesawat Boeing 737 milik TNI Angkatan Udara yang diperbantukan dalam misi ini.
"Di Jizan mereka sudah disambut KJRI dan di proses pemulangan ke Indonsia dalam waktu 2-3 hari ke depan," imbuh jubir akrab disapa Tata ini.
Selain evakuasi jalur darat, ada 23 WNI di Kota Aden yang nantinya diangkut menggunakan kapal laut. Rute mereka sedikit berbeda karena harus mampir ke Djibouti terlebih dulu, sebelum diterbangkan ke Tanah Air.
Kemenlu menyatakan tidak semua WNI bersedia dievakuasi dari Yaman. Mereka merasa aman dari konflik antara pemberontak Houthi dengan Liga Arab. Gempuran Saudi dan jet tempur teluk memang lebih banyak terjadi di wilayah Barat.
Pemerintah sejauh ini terus mengimbau para WNI yang ogah pulang tersebut untuk ikut evakuasi.
"Kita tekankan pada mereka bahwa situasi dapat berkembang cepat. Di daerah sangat dinamis dan tidak stabil, ada baiknya ikut evakuasi sementara waktu," kata Tata.
Read More http://ift.tt/1F5n3e8
No comments:
Post a Comment