Suasana kegiatan car free day (CFD) yang belakang terkesan politis mendapat kritikan dari warga. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menindaklanjuti kritik itu dengan mengevaluasi aturan soal pelaksanaan CFD.
Dalam evaluasinya, Ahok, sapaan Basuki, memperketat izin kegiatan yang dilayangkan saat CFD berlangsung. Pedagang tidak boleh lagi berjualan di jalanan dan perusahaan besar hanya boleh beriklan di depan FX Senayan bukan sekitar Bundaran Hotel Indonesia.
"PKL kalau mau jualan ya jualan di trotoar. Sampah kamu beresin, jangan di jalanan. Kan itu untuk orang lewat. Kamu promosi jangan jualan produk bikin macam-macam lagi. Tidak usah pakai peraturan bongkar saja. Panggil Satpol PP," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/4).
Selain itu, mantan Bupati Belitung Timur ini juga melarang adanya aksi massa, terutama yang bermuatan politik apalagi sampai melakukan demonstrasi. Dikatakan dia, kegiatan seperti itu mengganggu warga Jakarta yang tengah berolahraga.
"Ngapain sih politik mau jalan-jalan. Semua speech boleh tapi jangan tutupin jalan orang," tegasnya.
Untuk jadwal CFD pekan depan atau 19 April, kata Ahok, akan ditiadakan karena bertepatan dengan kegiatan Konferensi Asia Afrika yang akan dihelat di tanggal itu sampai 23 April 2015 di Jakarta.
"19 April itu saja. Jadi nggak ada isu mau ditutup sampe tiga bulan," tutupnya.
Baca juga:
Tak punya uang buat tebus istri dan anak di RS, Richie ngadu ke Ahok
Ahok pasrah dengan keputusan Kemendagri, APBD DKI Rp 69,2 T
Ahok geram banyak sekolah baru diperbaiki sudah roboh lagi
Ahok sebut Ketua DPRD DKI janji muluskan proyek multiyears
Ahok soal APBD dipotong: Ini nekan saya nyolong duit kayak DPRD
Diprotes Ahok, Kemendagri tetapkan APBD 2015 Rp 69,28 triliun
Jokowi wajib urusi daerah tak cuma fokus persoalan Jakarta
Read More http://www.merdeka.com/jakarta/cfd-sering-dibuat-demo-ahok-bikin-aturan-main-baru.html
No comments:
Post a Comment