Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengharapkan Pemkab Kepulauan Seribu mampu mengelola kawasannya secara mandiri dan tak bergantung pada swasta. Dia mau Kepulauan Seribu punya daya tarik tersendiri buat turis lokal maupun mancanegara.
Salah satu fokus yang harus diperhatikan Bupati Kepulauan Seribu Tri Joko Sri Margianto dan anak buahnya soal kebersihan lingkungan. Dalam pengamatannya, warga di ke Kepulauan Seribu punya kebiasaan buruk buang sampah sembarangan.
"Hidup seenaknya, buang sampah sembarangan karena mikirnya hidup numpang (di pulau)," terang mantan Bupati Belitung Timur ini kepada wartawan di sela kegiatannya di Kepulauan Seribu, Selasa (7/4).
Ahok, sapaan Basuki, meminta Joko tegas bila ada warga yang tertangkap tangan membuang sampah sembarangan.
"Saya bilang pada Bupati yang buang sampah sembarangan hukum saja. Seminggu sekali sidang," tutupnya.
Tak cuma soal sampah, Ahok juga menyindir perilaku warga yang tinggal di kepulauan saat masa-masa pemilu. Informasi yang dia dapat, warga di sana hanya akan memilih pemimpin yang memberikan bantuan berupa sembako ataupun uang.
"Orang pulau itu penyakitnya dari pemilu. Kalau pemilu siapa ada sembako dipilih," tambahnya.
Baca juga:
Jadi tujuan wisata, Kepulauan Seribu kini banyak tumpukan sampah
Masalah di Jakarta Utara: Banjir, jalan rusak dan tumpukan sampah
Antisipasi banjir, sampah di Sungai Pesanggrahan dibersihkan
Djarot punya ide kelola sampah Jakarta jadi minyak
Eks Kadis PU pernah ancam Ahok, buat pintu air Jakarta penuh sampah
Cerita Ahok ditegur Bu Ani gara-gara sampah di pintu air Istiqlal
Buang kulit pisang sembarangan, pedagang asongan didenda Rp 500 ribu
Read More http://ift.tt/1afiBBa
No comments:
Post a Comment