Pages

Tuesday, March 24, 2015

Start-up ini bakal jadi musuh besar teroris global

Terorisme kini telah merongrong keamanan dan kesejahteraan dunia. Ironisnya, aksi-aksi tidak manusiawi itu menimbulkan banyak sekali korban tiap tahunnya. Nah, hal ini lah yang ingin dihentikan oleh Dr. Zeeshan-ul-Hassan Usmani.


Pria asal Pakistan ini adalah pendiri dari start-up lokal bernama GoFig, singkatan dari "Go Figure It Out". Start-up ini fokus pada pengembangan teknologi, khususnya software komputer untuk memerangi teroris dan meminimalkan jumlah korban jiwa.


"Terorisme adalah masalah yang banyak dibicarakan dan membuat orang menangis, namun tidak ada yang mengambil inisitif untuk mencoba memecahkannya. Bagi ku, manusia adalah fokus utama dari pemanfaatan teknologi, bukannya uang atau ketenaran belaka," ujar Dr. Usmani.



Salah satu karya pertama GoFig adalah software bernama 'Blast Sim'. Software ini bisa menciptakan simulasi bom bunuh diri. Dengan begitu, jumlah korban bisa dikurangi bahkan aksi terorisme itu bisa ditanggulangi.


Sayangnya, niat mulia Dr. Usmani tidak berjalan mulus setelah mendirikan GoFig. Dia dan istrinya harus mengorbankan harta benda demi kemajuan GoFig.


"Aku dan istriku harus berpikir kreatif untuk mendanai proyek dan membayar karyawan. Kami harus menjual mobil, emas, laptop, dan apa saja yang bisa menghasilkan uang," ungkap pria yang menerima gelar PHD dari universitas di Amerika itu.


Namun pengorbanan itu terbayar lunas saat GoFig memenangkan kompetisi start-up di Pakistan di tahun 2013. Semenjak itu, order software anti teroris terus berdatangan, bukan hanya dari Pakistan namun dari China.



Tidak ingin berhenti di Pakistan, Dr. Usmani lalu bertemu dengan Rob Burns lewat program Eisenhower Fellowship, sebuah program yang mempertemukan seseorang dengan ahli di bidangnya bekerja.


Setelah pertemuan itu, keduanya membuat sebuah start-up lain bernama PredictifyMe, dengan konsep yang sama dengan GoFig. Bahkan, GoFig pun akhirnya diakuisisi oleh PredictifyMe. Bisa dikatakan bila PredictifyMe adalah versi global dari GoFig.


PredictifyMe berhasil melahirkan banyak software yang bisa memerangi terorisme, bahkan sebelum aksi ilegal itu dilakukan. Salah satu yang paling terkenal adalah Soothsayer.


Soothsayer bertugas memantau aktivitas terorisme di Pakistan, Afghanistan, hingga Irak. Hebatnya, software tersebut bisa memprediksi lokasi-lokasi terjadinya bom bunuh diri dengan keakuratan hingga 72 persen!


Bahkan, Dr. Usmani mengaku PredictifyMe telah mengembangkan produk top lain bernama Hourglass. Software tersebut diklaim mampu memperkirakan aksi terorisme yang akan terjadi 5-10 tahun mendatang! Tidak salah bila PredictifyMe bakal jadi musuh besar teroris dunia.


Artikel ini pertama muncul di TechinAsia.


Baca juga:

Pensiun jadi hacker, wanita ini abdikan diri gembleng programer muda

Ini rahasia ibu dua anak bangkitkan kembali start-up raksasa India

Kreator start-up asal Israel ingin tancapkan taring di Indonesia

GandengTangan hadir dan siap bantu carikan modal usaha sosial


Read More http://ift.tt/1BeD7sA

No comments:

Post a Comment