Pemblokiran 19 situs media Islam yang ditengarai radikal, kini masih masuk tahap pembicaraan antara Kemkominfo dan perwakilan pengelola website tersebut. Namun, muncul informasi bila beberapa situs dakwah yang diblokir sudah bisa dibuka.
Menurut kabar yang diterima Merdeka.com, beberapa situs yang terblokir sudah bisa diakses melalui aplikasi tertentu dengan software hide all IP. Kabar ini pun dibenarkan oleh Pemimpin Redaksi salamonline.com, Ubaidillah Salman.
"Iya informasi itu juga saya dapat dari teman-teman yang lain," katanya saat ditemui Merdeka.com di kantor Kemkominfo, Jakarta (31/03).
Menurutnya, sudah ada beberapa situs media Islam yang dinyatakan terblokir, tapi dengan menggunakan aplikasi itu sudah bisa diakses.
"Banyak di antaranya yang sudah terblokir, tapi ada juga yang bisa diakses pakai aplikasi itu. Saya juga tadi lihat sendiri," ujarnya.
Meski begitu, menurut Pemimpin Redaksi aqlislamiccenter.com, Agus Soelarto bukan itu esensinya. Kata dia, cara apapun sebenarnya bisa dilakukan dengan menggunakan software ataupun aplikasi untuk membuka situs yang diblokir.
"Sebenarnya bukan itu yang diharapkan. Kalau pakai cara itu, semua orang tahu. Tapi, kejelasan pemblokiran yang perlu diketahui sebabnya. Ganti saja, provider nya yang gak keblokir. Gampang," tukasnya.
Sebagaimana diketahui, menurut juru bicara media islam, Mahladi menyayangkan pemblokiran ini. Pasalnya, menurut dia, pemerintah tidak pernah mengajak pihaknya untuk berdiskusi tentang kriteria apa saja yang menjadi dasar pemblokiran situs mereka.
"Kalau ada proses dialog seperti itu kan saya rasa lebih enak ya. Daripada kami tidak mengetahui seluk beluk diblokir, tanpa kami tahu apa penyebabnya. Kami sama sekali tidak pernah diajak bicara persoalan ini. Kami justru mendengar ini dari informal," jelasnya.
Baca juga:
Blokir situs Islam, Kemenkominfo bertindak layaknya penegak hukum
Mahfud MD: Pemblokiran situs Islam harus lewat putusan pengadilan
Tifatul Sembiring: Pemblokiran itu ada dasar hukum bukan soal selera
Ini penjelasan mantan kepala BNPT terkait pemblokiran 22 situs
Read More http://ift.tt/1Gbm3ZT
Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar jawa timur, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian dan membayar 30 jt namun hasilnya nol, uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, Dengan tdk segaja sy buka internet dan sy melihat komentar ibu sri Rahayu dr jawa timur Tentang Bpk Drs Sulardi yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan mengurusnya sampai SK dia keluar, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau mau membantu saya dan menyuruh saya mengirim berkas saya melalui e-mail, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar juga, sy sangat berterima kasi kepada Bpk Drs.sulardi yg telah membantu sy, dan tak lupa mengucap syukur kepada ALLAH SWT karna melalui Bpk Drs.Sulardi, masa depan sy sudah cerah, jadi teman2 jgn pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, dan sy sadar kalau tdk ada yg ngurus dr pst langsung meman sulit, karna banyaknya peserta. itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs.Sulardi, Hp:0823-3871-2222 Siapa tau belia masih bisa bantu. Wassalm Nirwana bakri.
ReplyDelete