Keberhasilan Singapura di mata dunia tak lepas dari sosok Lee Kuan Yew yang tidak pernah mau berputus asa. Selain berhasil di bidang ekonomi, Singapura kini jadi negara metropolitan pertama di dunia.
Lee menetapkan peraturan yang tegas di negara berlambang singa tersebut. Menurut Lee, dirinya sangat bertanggung jawab atas majunya negara tersebut.
"Saya bertanggung jawab atas sebuah negara yang sangat muda. Saya telah berkuasa sejak kemerdekaan, dan saya harus menjadikan negara ini sukses," ujar Lee dilansir dari situs rappler.com, Senin (23/3).
Dia mengatakan harus mengambil keputusan dan pilihan secara hati-hati untuk terus menjadikan negara itu makin maju, bukan makin mundur.
Untuk menjadikan Singapura negara yang bersih, Lee melarang warganya untuk buang ludah sembarangan dan juga makan permen karet.
Dia juga mengajarkan warganya untuk disiplin. Tidak boleh ada sampah berceceran di sana. Bahkan ada denda yang sangat tinggi yang diberikan kepada yang melanggar peraturan tersebut.
Lee juga menyuruh warganya untuk menyiram toilet setelah membuang air besar dan kecil. Di Singapura, toilet umum banyak dijumpai di sudut-sudut jalan, dan memang kebersihannya tidak diragukan lagi.
Walaupun negara kecil, Singapura terus dipadati para turis yang ingin berlibur menikmati keindahan negara metropolitan di dunia ini.
Bandara Changi Singapura sendiri dipilih warga dunia sebagai bandara paling efisien dan paling disukai di dunia. Selain bagus dan bersih, bandara ini juga menawarkan apapun yang diinginkan para turis, seperti pijat, toko, hiburan, dan akses internet super cepat.
Walaupun sering dikritik warganya lantaran kebijakan tersebut, namun Lee amat dicintai.
Kematian Lee membuat Singapura berduka. Mereka kekurangan sosok pemimpin yang tegas, namun bekerja nyata dalam membangun negara tersebut.
Read More http://ift.tt/1G3Ubr0
No comments:
Post a Comment