JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengemukakan bahwa nilai tukar rupiah terhadap Amerika Serikat (USD) masih rentan tergerus oleh gejolak perekonomian global. Hal ini lantaran neraca transaksi berjalan Indonesia masih defisit (current account defisit/CAD).
(Baca Juga: Asumsi...
Read More http://ift.tt/1S5kdMJ
No comments:
Post a Comment