JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengakui, keputusan Presiden Joko Widodo menetapkan bahan bakar minyak (BBM) satu harga di wilayah Papua membuat perseroan merugi hampir Rp800 miliar per tahun. Namun, Pertamina tetap akan menjalankan hal tersebut asalkan pemerintah dapat memenuhi permintaan perseroan.
Vice...
Read More http://ift.tt/2eUroPK
No comments:
Post a Comment